Breaking News

Makalah Manfaat Jeruk Bagi Kesehatan Manusia



Siapa yang tak mengenal dengan tumbuhan yang satu ini ? Tentu saja kita semua mengenal dengan tanaman ini. Tanpa kita sadari tumbuhan ini sudah menjadi sumber utama vitamin C dalam kehidupan kita sehari-hari.

Jeruk adalah buah yang memiliki bentuk yang bulat dan kulit yang berwarna oranye. Aroma yang khas dikeluarkan oleh jeruk pun sangat kuat sehingga kita dapat dengan mudah menebak buah jeruk tanpa harus melihatnya hanya dengan mencium aromanya. Buah jeruk ini memiliki berbagai macam jenis ukuran yaitu, kecil, sedang, hingga besar. Jeruk ini memiliki rasa yang asam namun ada juga yang manis. Jeruk ini memiliki kadar air yang cukup banyak pada bulir-bulirnya. Saat Anda menikmati jeruk, akan terasa bulir-bulir jeruk yang pecah dan menghasilkan air yang cukup banyak. Memakan jeruk juga dapat untuk menghilangkan rasa haus.

Namun, seperti keadaan yang sekarang ini, masih saudara-saudara kita yang masih belum mengetahui tentang manfaat dari jeruk ini. Makalah ini penulis buat untuk memberikan sedikit wawasan tentang manfaat jeruk. Semoga makalah yang saya buat ini berguna buat kita semua.

Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Apa pengertian jeruk ?
2. Bagaimana teknik budidaya jeruk ?
3. Bagaimana kandungan nutrisi dalam jeruk ?
4. Apa-apa saja manfaat yang terdapat pada buah jeruk ?

Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
5. Untuk mengetahui pengertian jeruk.
6. Untuk mengetahui teknik budidaya jeruk.
7. Untuk mengetahui kandungan nutrisi dalam jeruk.
8. Untuk mengetahui manfaat yang terdapat pada buah jeruk.

GAMBARAN UMUM TENTANG JERUK

A. Sekilas Tentang Jeruk
Jeruk atau limau adalah semua tumbuhan berbunga anggota marga Citrus dari suku Rutaceae (suku jeruk-jerukan). Anggotanya berbentuk pohon dengan buah yang berdaging dengan rasa masam yang segar, meskipun banyak di antara anggotanya yang memiliki rasa manis. Rasa masam berasal dari kandungan asam sitrat yang memang menjadi terkandung pada semua anggotanya. Klasifikasi Ilmiahnya adalah sebagai berikut :
Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Upakelas : Rosidae
Ordo : Sapindales
Famili : Rutaceae
Upafamili : Aurantioideae

Jeruk sangatlah beragam dan beberapa spesies dapat saling bersilangan dan menghasilkan hibrida antarspesies ('interspecific hybrid) yang memiliki karakter yang khas, yang berbeda dari spesies tertuanya. Keanekaragaman ini seringkali menyulitkan klasifikasi, penamaan dan pengenalan terhadap anggota-anggotanya, karena orang baru dapat melihat perbedaan setelah bunga atau buahnya muncul. Akibatnya tidak diketahui dengan jelas berapa banyak jenisnya. Penelitian-penelitian terakhir menunjukkan adalah keterkaitan kuat Citrus dengan genus Fortunella (kumkuat), Poncirus, serta Microcitrus dan Eremocitrus, sehingga ada kemungkinan dilakukan penggabungan. Citrus sendiri memiliki dua anakmarga (subgenus), yaitu Citrus dan Papeda.

Asal jeruk adalah dari Asia Timur dan Asia Tenggara, membentuk sebuah busur yang membentang dari Jepang terus ke selatan hingga kemudian membelok ke Barat ke arah India Bagian Timur. Jeruk Manis dan sitrun (lemon) berasal dari Asia Timur, sedangkan jeruk bali, jeruk nipis dan jeruk purut berasal dari Asia Tenggara. [1]

B. Macam-Macam Jeruk
Buah jeruk adalah buah yang begitu menggoda untuk mencicipinya, selain kaya akan Vitamin C buah jeruk juga banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan tubuh kita. Adapun ragam macam jenis jeruk banyak sekali :

1. Jeruk Manis
Jeruk ini paling banyak jenisnya. Mulai dari jeruk medan, jeruk pontianak, jeruk keprok, dan jeruk peras. Air jeruk ini bisa dimanfaatkan untuk minuman dan puding selain dimakan segar.
Di antara jeruk manis yang paling banyak jenisnya adalah jeruk keprok, dan inilah jenis dan macamnya :
a. Keprok Boci (Jeruk mandarin)
b. Keprok Brastepu
c. Keprok Cina Konde
d. Keprok Fremont (Frimong)
e. Keprok Garut
f. Keprok Ponkam
g. Keprok Madura
h. Keprok Batu atau Keprok Punten

2. Jeruk Lemon
Berwarna kuning muda, berkulit licin, dan mengandung banyak air. Rasanya asam, dan beraroma khas. Buah jeruk ini berikut kulitnya bisa dibuat menjadi selai jeruk (selai marmalade). Jika jeruk lemon dipotong tipis melintang, bisa digunakan untuk hiasan aneka minuman, punch dan salad.

3. Jeruk Pacitan
Jeruk manis Pacitan merupakan salah satu jenis jeruk manis (Citrus Sinensis) terpopuler di Indonesia. Di antara kelompoknya, jeruk manis Pacitan memiliki rasa paling manis, bahkan sudah terasa manis sebelum matang sehingga sering diberikan kepada bayi dan mendapat julukan jeruk “baby”. Jeruk baby sebenarnya adalah jeruk manis (orange, sweet orange). Disebut jeruk baby karena air perasan jeruk ini sehat untuk bayi. Maklum, air perasan jeruk baby relatif bersih dari serpihan serat buah. Beda dengan jeruk siam atau jeruk keprok. Selain itu, jeruk baby juga tidak terlalu masam hingga tidak mengganggu pencernaan bayi.

4. Jeruk Sukade
Jeruk ini bernama ilmiah Citrus medica dan di dunia barat disebut citron. Jeruk ini tidak begitu populer di Indonesia, buahnya mempunyai bentuk seperti lemon tapi dengan kulit yang sangat tebal dan banyak tonjolan. Bagian dalam buahnya tidak seperti jeruk umumnya yang mendominasi buah, bagian dalam jeruk ini kecil-kecil. Oleh sebab itu bulirnya jarang dimanfaatkan. Kulit jeruknya banyak digunakan sebagai bahan tambahan untuk memasak, dibuat selai, minyak nabati, dan bahan parfum.

5. Jeruk Nipis
Jeruk nipis berwarna hijau dan agak menguning setelah matang. Bentuknya bulat dan licin karena mengandung banyak air. Airnya kaya akan asam sitrat yang dapat mengurai serat daging. Bisa digunakan untuk menghilangkan bau amis pada ikan dan daging.

6. Jeruk Orange
Orange enak dimakan setelah matang. Contohnya seperti Navel Orange, Valencia Orange, dan Florida Orange. Pilih yang bentuknya bulat penuh, kulitnya jingga terang, dan berat. Air jeruk ini bisa dimanfaatkan untuk jus, es krim, campuran cake, dan lain-lain.

7. Jeruk Pontianak ("citrus nobilis var. microcarpa")
Jeruk Pontianak merupakan jenis jeruk siam dengan ciri fisik kulitnya tipis dan licin mengkilat. Jeruk Pontianak mempunyai rasa yang manis dan merupakan salah satu komoditas unggulan Kota Pontianak Sebenarnya jeruk ini bukanlah hasil produksi pertanian Kota Pontianak. Sentra tanaman jeruk justru berasal dari Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Namun sejak lama jeruk ini telah dikenal dengan merek dagang "Jeruk Pontianak".

8. Jeruk Mandarin
Sepintas mirip orange, tapi warnanya lebih jingga dan lebih kecil, contohnya jeruk mandarin Ponkam dan mandarin Imperial. Juringnya yang kecil bisa dimanfaatkan sebagai hiasan cake dan tarlet.

9. Jeruk Grapefruit
Dilihat sepintas, jeruk ini mirip jeruk orange tapi bentuknya lebih besar, rasanya agak asam. Grapefruit kuning warna kulitnya kuning. Grapefruit merah kulitnya agak jingga sebagian bersemu merah, dan rasanya lebih manis.. Air jeruk ini bisa untuk jus dan campuran puding. Juringnya bisa digunakan untuk campuran salad dan compote buah.

10. Jeruk Bali atau Pomelo
Jeruk bali atau jeruk pomelo berukuran paling besar dibanding jenis-jenis jeruk yang lainnya. Kulitnya berwarna hijau dan tebal, dagingnya kesat, warnanya putih agak merah muda, dan merah. Setelah kulit juringnya dikupas, daging buah jeruk bali bisa digunakan sebagai campuran salad, asinan, rujak, dan es serut.

11. Jeruk Darah
Selama ini jeruk darah terkenal langka dan hanya bisa dikembangkan di daerah tertentu. Tapi, sekelompok ilmuwan Inggris memodifikasi gen jeruk ini sehingga bisa dikembangkan di seluruh penjuru dunia. Jeruk darah mendapat warna merah khas mereka dari pigmen antosianin yang dikenal juga bermanfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan resiko sakit jantung dan stroke. Tapi, pigmen ini hanya berkembang di iklim tertentu di mana buah ini terkena periode musim dingin yang singkat. Secara komersial, jeruk ini bisa dikembangkan di daerah tertentu di Italia. Akibatnya, jeruk ini pun tergolong premium dan tentu saja dijual dengan harga mahal, seperti dikutip dari Telegraph.

12. Jeruk Jerpaya
Ada satu jenis buah jeruk yang memiliki banyak khasiat sebagai obat herbal. Buah jeruk tersebut dikenal dengan bentuknya yang besar dan seperti pepaya. Maka dari itu jeruk ini disebut sebagai Jerpaya (jeruk-pepaya). Di dunia kuliner, jenis jeruk ini lebih populer dengan nama jeruk sukade. Sejak jaman dulu, banyak orang yang menggunakan kulit jeruk ini sebagai manisan. Karena namanya jeruk sukade maka manisan tersebut juga dinamakan manisan sukade.Varietas jerpaya sebagian besar memiliki rasa manis dan kaya akan vitamin C dan anti oksidan.

13. Jeruk Purut
Jeruk purut merupakan tumbuhan perdu yang dimanfaatkan terutama buah dan daunnya sebagai bumbu penyedap masakan. Dalam perdagangan internasional dikenal sebagai kaffir lime, sementara nama lainnyama kruut (Thailand), krauch soeuch (Kamboja),‘khi ‘hout (Laos), shouk-pote (Burma), kabuyau, kulubut, kolobot (Filipina), dan truc (Vietnam). Jeruk rempah ini termasuk ke dalam subgenus Papeda, berbeda dengan jenis jeruk pasaran lainnya, sehingga penampilannya mudah dikenali. Tumbuhannya berbentuk pohon kecil (perdu). Rantingnya berduri. Daun berbentuk khas, seperti dua helai yang tersusun vertikal akibat pelekukan tepinya yang ekstrem; tebal dan permukaannya licin, agak berlapis malam. Daun muda dapat berwarna ungu yang kuat. Buahnya kecil, biasanya tidak pernah berdiameter lebih daripada 2cm, membulat dengan tonjolan-tonjolan dan permukaan kulitnya kasar; kulit buah tebal. Perbanyakan dilakukan dengan biji atau dengan pencangkokan.

14. Jeruk Santang
Jeruk santang memiliki rasa manis yang bervariasi, dari yang manis sekali, manis sedang, sampai manis dengan sedikit asam yang menyegarkan. Hal lain yang membuat menarik dari kerabat suku Rutaceae ini adalah sulit menebak rasanya dari bentuknya selain dengan mencicipinya. Bentuk yang imut atau sedikit besar tidak akan memastikan bahwa rasa jeruk akan manis.

15. Jeruk Michi
Jeruk ini mirip dengan shantang hanya saja lebih pipih dan warna kulitnya oranye tua. Kulitnya tipis dan rasanya lebih manis dari shantang. Biasanya dikemas dalam jaring-jaring merah dan dijual kiloan atau per keranjang.

16. Jeruk Kumquat
Jeruk Kumquat atau kingkit merupakan keluarga jeruk-jerukan (Rutaceae). Buahnya hampir mirip dengan jeruk keprok atau orange hanya saja ukurannya lebih kecil dan berbentuk oval. Ketika matang sempurna maka kulitnya yang berwarna hijau berubah menjadi kuning cerah.

17. Jeruk Medan
Jeruk medan merupakan salah satu produk agroindustri yang berasal dari Sumatera Utara. Jeruk medan mempunyai nama ilmiah Citrus sinesis (L). Buah jeruk medan berukuran sedang, tangkainya kuat. Bentuknya bulat, bulat lonjong atau bulat rata (papak) dengan bagian dasar, ujungnya bulat atau papak, bergaris tengah 4-12 cm. Buah yang masak berwarna orange, kuning atau hijau kekuningan, berbau sedikit harum, agak halus, tidak berbulu, kusam, dan sedikit mengkilat. Kulit buah tebalnya 0,3-0,5 cm, dari tepi berwarna kuning atau orange tua dan makin ke dalam berwarna putih kekuningan sampai putih, berdaging dan kuat melekat pada dinding buah.

18. Jeruk Jari Buddha
Jeruk jari Budha merupakan salah satu anggota dari famili Rutaceae (jeruk-jerukan). Jeruk ini memiliki nama latin Citrus medica, di mana ciri-ciri sama persis dengan jeruk tapi ada yang beda dari jeruk ini, dia memiliki buah yang membentuk jari dan apabila sudah tua akan berubah warna menjadi kuning. Orang China juga sering menggunakannya sebagai pengharum ruangan, untuk manisan, campuran bumbu masak dan lain-lain. Yang pasti banyak digunakan untuk obat. Yakni, jeruk diiris tipis-tipis kemudian dikeringkan tanpa cahaya matahari lalu direbus. Air rebusan ini nantinya diminum untuk menyembuhkan sakit maag, pencernaan serta masuk angin tadi. Bahkan kuncup daun dan bijinya sangat ampuh untuk penyakit cacingan.

19. Jeruk Satsuma
Jeruk Satsuma adalah jeruk yang bisa tahan terhadap udara dingin. Jeruk ini berasal dari Jepang. Bentuknya mirip-mirip buah pear dengan banyak air dan aroma yang harum khas jeruk. Ada beberapa jenis jeruk satsuma, seperti Owari satsuma yang hampir tidak berbiji, dan Wase yang rasanya manis segar. Owari satsuma termasuk buah yang cepat matang.

20. Jeruk Navel
Jeruk navel merupakan jeruk unik yang memiliki 3 sekat atau kamar didalamnya. disebut sebagai navel karena dibagian bawah buah tersebut terdapat lubang yang menyerupai pusar manusia (dalam bahasa Inggris = Navel). Jeruk jenis tersebut dibudidayakan terutama di daerah Brazil, California, Arizona, dan Florida. [2]

C. Teknik Budidaya Tanaman Jeruk
Berikut ini merupakan tata cara untuk membudidaya tanaman jeruk :
1. Syarat Tumbuh
Jeruk dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-400 meter di atas permukaan laut dengan keadaan iklim yang baik bagi tanaman jeruk adalah pada kisaran suhu udara 25 °C – 30 °C atau rata-rata 20 °C, curah hujan tidak lebih dari 100 mm/bulan atau 1200 mm/tahun dengan kelembaban udara 50 % – 85% dengan minimal 3 bulan kering. Jeruk harus ditanam di tempat terbuka atau mendapat cukup sinar matahari, dan apabila ditanam di dataran tinggi dapat menyebabkan kulit menjadi tebal dan rasa jeruk menjadi pahit. Keadaan tanah yang baik untuk ditanami jeruk adalah tanah yang gembur, memiliki kandungan bahan organik yang tinggi, memiliki irigasi dan drainase yang baik, dengan nilai kemasaman (pH) 6-7.

2. Pembibitan
Buah Jeruk dapat ditanam dengan dua cara atau dua teknik yaitu dengan cara generatif dan cara vegetatif. Cara generatif yaitu pembibitan dengan biji sedangkan cara vegetatif menggunakan cara stek atau penyambungan tunas pucuk adajuga cara okulasi.

3. Lahan Tanam Dan Penanaman Bibit
Lahan yang akan digunakan untuk budidaya jeruk manis sebaiknya dibersihkan dari rumput liat dahulu baik dengan menggunakan herbisida maupun dengan cara dicangkuli. Setelah lahan bersih lalu buatlah lubang dengan diameter 50 cm x 50 cm. Jarak antar lubang sekitar 5×6 meter atau disesuaikan kemudian setelah selesai membuat lubang basahi lubang dan beri pupuk kandang dan NPK atau campur dengan urea,TSP, atau KCL di bagian dasar lubang kemudian masukan bibit ke dalam lubang kemudian tutup lagi menggunakan tanah galian setelah itu siram tanah dengan air lalu pasang tajuk dan ikat batang bibit jeruk pada tajuk dengan menggunakan tali.

4. Perawatan Tanaman
a. Penyiraman atau pengairan
Lakukan penyiraman atau pengairan secara rutin yaitu pada pagi dan sore tergantung kondisi tanah. Apabila sudah berumur sekitar 3 bulan pengairan bisa dilakukan 3-4 hari sekali. Pada musim kemarau penyiraman dapat dilakukan sekali dalam seminggu, jika air kurang tersedia bisa dilakukan penggemburan kembali pada tanah menggunakan mulsa. Penyiraman tersebut tidak boleh sampai menggenangi batang pohon.

b. Penyiangan
Apabila gulma sudah mulai muncul sebaiknya cepat dilakukan penyiangan.

c. Pemupukan
Pemupukan dilakukan setiap tumbuhan bertambah umur dan jumlahnya semakin meningkat. biasanya pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang, dolomit, urea, ZA, TSP, dan ZK.

d. Pembubuhan Tanah
Apabila menanam jeruk di area berlereng pasti tumbuhan tersebut akan terkena dampak erosi, pembubuhan atau penambahan tanah perlu dilakukan.

e. Pemangkasan
Pemangkasan perlu dilakukan untuk membentuk kanopi dan menghilangkan cabang yang sudah tidak produktif serta kering. Agar ranting dari pemotongan tidak terserang hama atau pun penyakit sebaiknya tutup dengan lilin atau fungisida, bisa juga sebelum memangkas gunting dicelupkan pada larutan alkohol atau klorox.

f. Penjarangan Buah
Penjarangan buah perlu dilakukan agar ranting pada pohon tidak patah dan tetap terjaga kualitas buahnya. Biasanya dalam 1 tangkai terdapat lebih dari 3 buah, hal tersebut dapat menyebabkan ranting patah jika di biarkan, sebaiknya kurangi jumlah buah dalam setiap tangkai, buang buah yang tidak terkena sinar matahari, buah yang memiliki penyakit atau busuk. Usahakan paling tidak dalam setiap tangkai tidak lebih dari 3 buah.

g. Penanganan Hama Dan penyakit
Hama yan sering menyerang tanaman buah Jeruk antara lain Kutu loncat ( Diaphorina citri), Kutu daun (Toxoptera citridus aurantii , Aphis gossypii), Ulat peliang daun ( Phyllocnistis citrella). Penyakit yang sering menyerang tanaman buah jeruk antara lain Embun Tepung (Disebabkan oleh jamurOdidium tingitanium), Kudis (Disebabkan oleh jamurSphaceloma fawcetti), Busuk Buah (Disebabkan oleh jamurPenicillium spp., Phytophtora citriphora, Botryodiplodia theobromae), Buah Gugur Prematur (Disebabkan oleh jamur Fusarium sp, Colletotrichum sp, Alternaria sp.). Hama dan penyakit yang menyerang tanaman buah jeruk dapat diatasi dengan melakukan pengendalian dengan cara penyemprotan fungisida atau yang lain sesuai dengan ketentuan.

5. Panen
Pemanenan buah jeruk dapat dilakukan setelah 8 bulan setelah berbunga. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara memotong bagian tangkai menggunakan gunting agar kualitas jeruk dapat terjaga. Setiap pohon rata-rata mampu menghasilkan 300 hingga 500 buah per tahunnya. [3]

D. Hasil Produk Berbahan Baku Jeruk
Jeruk memang bisa langsung dikonsumsi meski tanpa diolah. Namun, karena buah-buahan lebih cepat membusuk sehingga jika tidak laku terjual akan mengalami kerugian. Maka, ada baiknya jeruk diolah terlebih dahulu. Sehingga lebih awet. Selain itu bisa meningkatkan nilai ekonomis buah.
Meski begitu, tak mudah dalam mengolah jeruk meski ada teknik khusus dan bisa dikerjakan sendiri di rumah dengan menggunakan alat yang sederhana. Berikut adalah beberapa hasil olahan produk berbahan baku jeruk :

1. Selai
Selai merupakan salah satu makanan yang terbuat dari sari buah atau buah-buahan yang dihancurkan. Biasanya selai memiliki rasa manis karena ditambahkan dengan gula yang dimasak hingga kental. Selain buah strawberry, jeruk juga bisa diolah menjadi selai.
Dalam proses pembuatan selai, biasanya menggunakan jeruk berjenis Mandarin, Sunkist dan diberi tambahan sedikit lemon untuk menguatkan rasa. Selai ini sangat cocok untuk Anda yang menyukai rasa manis dan cenderung asam. Selai jeruk biasanya sering digunakan sebagai olesan roti tawar dan juga sebagai lapisan cake.

2. Sirup
Kita dapat membuat sirup sendiri di rumah. Cukup siapkan 1 kg jeruk Mandarin, 375 gram jeruk lemon, 1 kg gula pasir, 500 ml air dan 1/2 sdt asam citrun serta sedikit pewarna kuning. Proses pembuatannya cukup mudah, kita dapat memeras jeruk, kemudian rebus bersama dengan air, citrun, gula pasir dan pewarna hingga mendidih. Angkat dan simpan ke dalam botol kaca. Simpan sirup di dalam kulkas agar lebih tahan lama.

3. Manisan
Tak hanya buahnya saja yang dapat dinikmati. Kulit jeruk juga bisa dimanfaatkan menjadi manisan. Caranya adalah dengan potong memanjang kulit jeruk berbentuk korek api kemudian direbus dengan air dan gula. Rasanya segar dan tidak ada rasa pahit, karena dalam proses pemasakannya kulit jeruk direbus 15 menit, dibuang airnya kemudian direbus kembali dengan cairan gula. Jeruk yang biasa digunakan adalah kulit jeruk Mandarin dan kulit jeruk Bali, atau jeruk yang memiliki kulit cenderung tebal.

4. Permen
Permen yang kenyal lembut dengan taburan gula bisa kita buat sendiri. Masak gelatin dengan sedikit air kemudian tambahkan cairan gula. Masukkan ke dalam cetakan dan tunggu hingga dingin kemudian 'selimuti' permen dengan gula pasir dan bungkus cantik.

5. Perasa Susu Dari Jeruk
Susu memang mempunyai rasa manis. Namun, banyak orang yang suka berinovasi dengan cara menambahkan rasa-rasa yang unik. Seperti dengan menambahkan rasa jeruk. Jeruk diolah dengan sedemikian rupa sehingga mempunyai citarasa jeruk yang agak asam.

6. Pengharum ruangan dari jeruk
Jeruk bukan hanya di jadikan sebagai olahan makanan, tetapi juga dijadikan sebagai pengharum ruangan. Cara ini begitu mudah untuk dibuat sendiri di rumah. Yaitu dengan cara mengambil kulit jeruk dan memotongnya secara melingkar seperti berbentuk bunga mawar. Walaupun banyak produk pengharum ruangan dari jeruk yang berbentuk kemasan yang praktis.

7. Pengusir serangga.
Kulit jeruk mempunyai kandungan asam yang begitu kuat. Hal tersebut dapat menyebabkan serangga seperti nyamuk, lalat, dan kecoa tidak suka. Bahkan cara pembuatan pengusir serangga ini begitu mudah. Cukup dengan mengupas kulit jeruk dan letakkan di sudut-sudut ruangan. [4]

MANFAAT JERUK BAGI MANUSIA DALAM MENURUT KESEHATAN

A. Kandungan Nutrisi Dalam Jeruk
Jeruk adalah tumbuhan berbentuk pohon memiliki bunga yang nantinya akan berubah menjadi buah. Buah jeruk yang sudah dewasa akan memiliki daging berupa bulir-bulir yang didominasi oleh air, rasanya khas asam manis yang berasal dari zat asam sitrat yang terkandung di dalamnya. Selama ini buah jeruk secara umum diketahui mengandung banyak vitamin C yang baik untuk kesehatan kulit dan mulut. Selain mengandung vitamin C jeruk juga memiliki kandungan gizi lainnya yaitu :

1. Kandungan Energi
Buah jeruk juga memiliki kandungan energi seperti halnya nasi hanya saja jumlahnya lebih sedikit. Energi dibutuhkan oleh semua maklhuk hidup untuk metabolisme, karena energi yang dihasil oleh buah jeruk tidak tetrlalu besar maka buah ini tidak dimasukkan sebagai makanan pokok untuk sumber energi.

2. Kandungan Karbohidrat
Karbohidrat tidak hanya terdapat dalam nasi ternyata jeruk juga mengandung karbohidrat namun tidak banyak. Karbohidrat berguna untuk menghasilkan energi 1 gr karbohidrat menghasilkan 4 kkal.
3. Kandungan Kalsium

Kalsium sudah umum dikenal baik untuk tulang. Kalsium bekerja bersama fosfor, vitamin D, vitamin D dalam pembentukan tulang. Konsumsi kalium berlebihan tidak baik bagi penderita batu ginjal dan batu empedu karena kalsium ikut berperan dalam pembentukan batu.

4. Kandungan Lemak
Lemak ternyata juga terdapat di dalam buah jeruk, karena dalam jumlah yang relatif kecil lemak jeruk kadang tidak diperhitungkan. Lemak sering “dituduh” sebagai penyebab berbagai penyakit padahal lemak juga memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai co-enzim yang membantu beberapa enzim dan vitamin bisa berfungsi dengan baik.

Berikut tabel lengkap kandungan gizi dalam buah jeruk : [5]

Kandungan Gizi
Jumlah (dlm 100 gr)
Energi
28,00 kal
Protein
0,50 g
Lemak
0,10 g
Karbohidrat
7,20 g
Kalsium
18,00 mg
Fosfor
10,00 mg
Serat
0,20 g
Besi
0,10 mg
Vitamin A
160,00 RE
Vitamin B1
0,06 cg
Vitamin B2
0,03mg
Vitamin C
29,00 mg
Niacin
0,03 g

B. Manfaat Jeruk Bagi Kehidupan Manusia
Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan mengomsumsi jeruk, di antaranya sebagai berikut :
1. Menyehatkan mata
Kandungan caritenoid salm jeruk ini akan diubah menjadi vitamin A yang berguna untuk kesehatan mata.

2. Menurunkan kolesterol
Jeruk juga mengandung banyak serat sehingga dapat membantu kita dalam menurunkan kolesterol.

3. Anti kanker
Kandungan vitamin C dalam jeruk adalah anti oksidan yang bisa berfungsi untuk mencegah sel sel kanker berkembang. Kanker sampai saat ini belum mempunyai obat. Karenanya dengan mencegah penyakit kanker akan lebih baik, apalagi pengobatan kanker sangat mahal sedangkan harga buah jeruk cukup murah. Kandungan vitamin C dalam jeruk cukup tinggi sehingga apabila dikonsumsi setiap hari mampu memenuhi kebutuhan vitamin C, memerangi radikal bebas dan mencegah kanker.
Namun, jangan terlalu banyak mengkonsumsi buah jeruk, karena kandungan asamnya akan membuat anda mengalami diare. Konsumsi seperlunya saja untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh.

4. Mencegah kanker
Kandungan limonoid dalam jeruk dapat mencegah terjadinya kanker kulit, payudara, paru-paru, lambung dan usus besar.

5. Menurunkan resiko terkena kanker hati
Sebuah penelitian di Jepang mengemukakan bahwa dengan rutin mengkonsumsi jeruk mandarin maka resiko terkena kanker hati dapat menurun. Hal ini karena adanya carotenoid yang terkandung dalam vitamin A yang ada di jeruk.

6. Mencegah terjadinya batu ginjal
Batu ginjal dapat kita hindari dengan mengkonsumsi jus jeruk setiap hari secara rutin, tetapi dengan porsi secukupnya saja karena di dalam jeruk terdapat kandungan gula yang tinggi.

7. Mencegah terjadinya kardiak aritmia
Kardiak aritmia adalah detak jantuk yang tidak teratur dalam berdetak. Hal ini dapat dicegah dengan kandungan kalium yang terdapat pada jeruk karena kalium berfungsi untuk mengontrol detak jantung seseorang agar selalu seimbang.

8. Menangkal serangan penyakit
Kandungan vitamin c yang terdapat dalam buah ini dapat menangkal radikal bebas yang akan masuk dalam tubuh.

9. Mengatasi tekanan darah tinggi
Kandungan kalium dalam jeruk cukup tinggi. Kalium berguna untuk mengontrol tekanan darah tetap normal. Kandungan kalium dalam jaeruk bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, kalium juga bisa mencegah osteoporosis pada tulang. Pastikan makan jeruk setiap hari untuk mengambil manfaatnya yang begitu banyak ini.

10. Mencegah diabetes
Jeruk mengandung gula alami atau fruktosa yang bagus bagi penderita diabetes atau orang dengan resiko diabetes. Fruktosa dalam jeruk cukup untuk memenuhi kebutuhan gula dalam tubuh sehingga kadar gula darah tetap stabil. Diabetes bisa dikontrol dengan baik, bagi yang menjaga agar tidak terkena diabetes, maka jeruk adalah pilihan sempurna.

11. Mengatasi sariawan
Kandungan vitamin C pada jeruk mampu menyembuhkan sariawan yang muncul, sariawan sendiri muncul karena kekurangan vitamin C dengan memenuhi asupan vitamin C maka sariawan akan hilang. Kandungan vitamin C pada buah jeruk tidak setinggi kandungan vitamin C pada cabai namun demikian kebutuhan vitamin C juga bisa dipenuhi dengan memakan buah jeruk.

12. Pembangun imunitas
Kandungan vitamin C pada jeruk sangat bagus untuk memperkuat imun tubuh. Imun yang kuat akan menjaga tubuh dari radikal bebas dan serangan penyakit. Imunitas kuat maka kesehatan pun terjaga. Vitamin C juga berkhasiat untuk menyegarkan tubuh dan membuat kita berenergi setiap saat.

13. Melancarkan pencernaan
Kandungan serat dalam jeruk membantu melancarkan pencernaan. Konsumsi jeruk setiap hari bisa melancarkan pencernaan. Pencernaan yang terganggu akan menyebabkan penyakit seperti kanker usus dan hemoroid. Serat membantu mengurangi resiko terserang kedua penyakit ini. Serat dalam jeruk juga bisa mengenyangkan perut.

14. Penambah nafsu makan
Bagi anda yang mempunyai masalah dengan nafsu makan, maka bisa memanfaatkan buah jeruk untuk membangkitkan nafsu makan, buah jeruk bisa menambah nafsu makan secara alami. Walaupun tidak sekuat khasiat temulawak namun jaeruk cukup efektif untuk menambah nafsu makan. Bagi anak anda yang mengalami susah makan, maka berikan buah jeruk sebelum makan dan setelah itu berikan makanan.

15. Mengenyangkan perut
Jeruk juga bisa mengenyangkan perut, hal ini karena jeruk mengandung karbohidrat namun dalam kadar sedikit. Serat juga membantu mengenyangkan perut, bahkan bisa bertahan lebih lama dalam hal mengenyangkan perut. Serat memerlukan waktu lebih lama sehingga rasa kenyang akan bertahan lebih lama juga.

16. Melawan Infeksi Virus
Penelitian membuktikan kalau kadar polyphenol dalam buah jeruk mampu melawan infeksi virus yang menyerang tubuh.

17. Melindungi Kulit
Beta-carotene pada buah jeruk adalah antioksidan kuat yang melindungi sel dari kerusakan. Selain itu, senyawa tersebut juga melindungi kulit dari tanda penuaan. [6]

C. Efek Samping Dari Jeruk
Jeruk seringkali disebut sebagai buah yang kaya akan manfaat, tapi jika kita memakannya dalam jumlah yang banyak akan berpengaruh negatif pada tubuh kita. Berikut adalah pengaruh negatif akibat terlalu banayk mengonsumsi jeruk seperti yang penulis kutip dalam buku karya Marsoedi, yaitu sebagai berikut :

1. Perut Mulas
Perut sering mulas atau dalam istilah medis disebut sebagai gastroesophageal reflux, bisa jadi sangat menyakitkan. Buah jeruk tidak akan membuat asam dalam perut kita naik, tetapi kandungan asam alami yang ada pada jeruk akan memperparah maag yang Anda miliki.

2. Berat Badan Naik
Jeruk yang rendah kalori dibandingkan dengan permen, keripik, barang panggang dan makanan ringan lainnya. Hal ini bukan lantas menjadi jeruk tidak mungkin membuat berat badan kita naik. Makan terlalu banyak jeruk berarti Anda akan mengkonsumsi lebih banyak kalori daripada yang mungkin kita pikirkan. Misalnya, jeruk dengan berat 6 1/2-ons jeruk mengandung sekitar 85 kalori. Tapi jika kita mengonsumsi lebih dari satu buah jeruk dalam sehari, kita tentu dapat menghitung berapa kalori yang dihasilkan dari jeruk yang kita makan.

3. Diare dan Kram Perut
Sembelit bukan satu-satunya komplikasi pencernaan. Kita bisa mengalaminya jika terlalu banyak makan jeruk. Jika terlalu banyak memakan jeruk yang di dalamnya banyak mengandung serat akan membuat kram pada perut kita. [7]

Oleh karena itu, hendaklah kita selalu bijak dalam mengonsumsi apa pun. Tentu kita tidak ingin mendapatkan hal buruk yang awalnya telah kita rencanakan untuk memberikan manfaat yang baik untuk tubuh kita.

D. Perumpamaan Jeruk Terhadap Orang Yang Membaca Al-Quran
Rasulullah SAW bersabda :
مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ مَثَلُ الأُتْرُجَّةِ : رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ ، وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لاَ يَقْرَأُ القُرْآنَ كَمَثَلِ التَّمْرَةِ : لاَ رِيحَ لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ ، وَمَثلُ المُنَافِقِ الَّذِي يقرأ القرآنَ كَمَثلِ الرَّيحانَةِ : ريحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ ، وَمَثَلُ المُنَافِقِ الَّذِي لاَ يَقْرَأُ القُرْآنَ كَمَثلِ الحَنْظَلَةِ : لَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ. متفقٌ عَلَيْهِ
Artinya : “Perumpamaan orang mukmin yang membaca al-Quran seperti buah Utrujah (buah jeruk yang manis), yaitu mempunyai bau yang harum dan rasa yang enak. Perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca al-Quran seperti buah tamr (kurma), yaitu tidak berbau meskipun rasanya enak. Perumpaan orang munafik yang membaca al-Quran seperti buah raihanah (daun kemangi), yaitu baunya harum namun rasanya pahit. Perumpamaan orang munafik yang tidak membaca al-Quran seperti buah hanzolah (buah sejenis labu), yaitu baunya tidak wangi rasanya pun tidak enak.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

Kita sebagai seorang muslim mengakui bahwa al-Quran merupakan kitab petunjuk bagi umat manusia, kitab yang tidak akan pernah “ketinggalan zaman”, kitab yang mangatur seluruh sendi-sendi kehidupan manusia. Ketika mendengar pernyataan tersebut, dalam benak kita pasti akan terbesit sebuah pemikiran bahwa yang namanya al-Quran adalah kitab yang sempurna, tapi pernahkah sahabat membayangkan bahwa masih banyak saudara seiman kita yang enggan membaca al-Quran?. Jangankan untuk membaca al-Quran, mengenal huruf hijaiyah saja mereka tidak bisa. Jangankan untuk mengenal huruf hijaiyah, Iqra atau al-Quran saja mereka tidak punya. Melihat kenyataan ini sangat miris ya sahabat. Padahal kita hidup di lingkungan yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam.

Melihat hadis Rasulullah SAW di atas. Terdapat dua golongan yang dibuat perumpamaan oleh Rasulullah SAW mengenai membaca al-Quran. Pertama, golongan orang yang beriman yang membaca al-Quran diperumpamakan dengan buah jeruk yang manis. Baunya harum dan segar, rasanya pun enak. Siapa yang tidak suka dengan buah yang satu ini?. Dengan melihatnya saja orang sudah tertarik, begitulah perumpaan orang beriman yang membaca al-Quran. Namun, menjadi sebaliknya jika orang yang beriman tidak membaca al-Quran. Orang yang seperti ini diperumpamakan seperti buah kurma. Buah yang tidak berbau, meskipun rasanya enak.

Di antara dua golongan di atas, golongan orang munafik lah yang paling buruk. Diumpamakan seperti buah semacam labu (hanzolah) yang tidak mempunyai bau sedap, rasanya pun tak enak. Jangankan membaca al-Quran, ibadah-ibadah yang lain pasti ditinggalkannya karena iman yang dimiliki hanya sebatas pada lisan saja tapi hatinya sangat berat untuk menjalaninya. [8]

Sekarang tinggal memilih, kita mau menjadi golongan yang mana? Kalau orang yang beriman jelas akan memperbanyak beribadah dan bertaqarrub kepada Allah dengan banyak amalan sholeh. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan dan mengingatkan suadara kita supaya bisa berbuat kebaikan dengan sesama. Yaitu salah satunya dengan membaca al-Quran dan menjadikan al-Quran sebagai pedoman hidup.


PENUTUP

A. Kesimpulan
Setelah panjang lebar membahas tentang kacang panjang, kesimpulan yag dapat dipetik adalah sebagai berikut :

1. Jeruk atau limau adalah semua tumbuhan berbunga anggota marga Citrus dari suku Rutaceae (suku jeruk-jerukan). Anggotanya berbentuk pohon dengan buah yang berdaging dengan rasa masam yang segar, meskipun banyak di antara anggotanya yang memiliki rasa manis.

2. Banyak produk yang bisa diolah dari tanaman jeruk seperti permen, sirup, pengharum ruangan, makanan, pengusir serangga, selai, dan masih banyak lagi.

3. Manfaat utama jeruk bagi manusia adalah menyehatkan mata, menurunkan kolesterol, anti kanker, mencegah kanker, menurunkan resiko terkena kanker hati, mencegah terjadinya batu ginjal, mencegah terjadinya kardiak aritmia, menangkal serangan penyakit, mengatasi tekanan darah tinggi, mencegah diabetes, mengatasi sariawan, pembangun imunitas, melancarkan pencernaan, penambah nafsu makan, mengenyangkan perut, melawan infeksi virus, melindungi kulit, dan lain sebagainya.

B. Saran
Dalam penulisan makalah ini, tentulah terdapat berbagai kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu penulis, mengharapkan kritik dan saran supaya makalah ini lebih baik ke depan. Dan penulis juga mengharapkan kepada pembaca untuk tidak hanya terfokus pada makalah yang telah penulis susun ini, khususnya tentang manfaat jeruk dalam kehidupan manusia. Hendaklah untuk mencari sumber lain supaya pengetahuan kita terus bertambah.


[1] Seto Sugianto, Buah-Buahan Bernutrisi Tinggi, (Semarang : Nuansa Kreatif, 2009), hal. 37
[2] Nasrullah Arifin, Budidaya Tanaman Jeruk, (Jakarta : Madani Press, 2006), hal. 12-15
[3] Nasrullah Arifin, op.cit., hal. 19
[4] Badan Penelitian dan Pengembangan Dinas Pertanian, Olahan dari Jeruk, (Jakarta : Sinar Grafika, 2007), hal. 17
[5] Nur Yasin, Makanan Dengan Kandungan Gizi Seimbang, (Bandung : Alfabeta, 2007), hal. 56
[6] Nurheti Yuliarti, 1001 Khasiat Buah-Buahan, (Jakarta : Andi Publisher, 2007), hal. 83
[7] Marsoedi, Penyakit Dari Buah-Buahan, (Jakarta : Pustaka Azzam, 2013), hal. 67.
[8] Aserani Kurdi, Rahasia Perumpamaan Dalam Quran dan Hadist, (Jakarta : Balai Pustaka, 2012) hal. 132

No comments